Tak Ada Barkode Petugas Sampah Di Makassar Dihajar Security SPBU Saat Akan Isi BBM?


Garismerah, Makassar  - Ingin Mengisi BBM seorang Driver Pengangkut Sampah di Makassar di Pukuli oknum Security SPBU kejadian Sabtu (22/03/2025) sekitar pukul 21:00 wita.


Korban inisial BH, Seorang driver pengangkut sampah yang bertugas di Kecamatan Ujung Pandang mengalami perlakuan yang tidak nyaman, dirinya dianiaya oleh seorang security di SPBU di jalan Bawakaraeng -Pasar Terong.


Peristiwa penganiayaan itu terjadi ketika BH ingin mengisi BBM mobil sampahnya di SPBU namun berdebat soal barkode besama dengan petugas pertamina dan tiba-tiba oknum security datang memukul BH tanpa alasan yang jelas.


BH tidak terima perlakuan oleh sang Security yang sangat tak wajar tersebu karena dirinya merasa dipermalukan di depan umum, akhirnya BH memutuskan untuk melaporkan kejadian yang menimpa dirinya di Polrestabes Makassar.


Setelah melaporkan kejadian ini, BH langsung mendapatkan respon positif dari Pihak Kepolisian Polrestabes Makassar, BH meminta agar pelaku di hukum sesuai dengan hukum yang berlaku.


"Saat itu saya ingin mengisi BBM namun karena berbeda barkode dan DD mobil sampah yang saya kami tidak di perbolehkan mengisi namun kami minta cukup 50 ribu saja karena tidak cukup untuk sampai di TPA namun tetap tidak memberikan,  tapi tiba-tiba ada yang Pukuli saya dua kali di bagian mulut hingga bibir saya pecah dan berdarah dan gigi atas saya goyang," kata korban BH.


Akibat kejadian itu, Kepala Devisi Media LBH Suara Panrita keadialan merasa miris dan menyayangkan peristiwa tersebut apalagi seorang security SPBU yang seyogyanya menjadi contoh untuk menjaga keamanan tanpa harus dengan kekerasan apalagi terhadap seorang petugas sampah yang bekerja untuk kepentingan umum.


"Kami percaya bahwa pihak berwenang akan melakukan tindakan yang tepat dan adil dalam menangani kejadian ini. Kami juga menyerukan agar pihak SPBU dan pihak keamanan untuk memperbaiki sistem keamanan dan menghindari kejadian serupa di masa depan,"  ungkap Akmaluddin selaku Kepala Devisi Media LBH Suara Panrita keadialan. Jumat (28/03/2025).


"Kami juga menyerukan agar pihak SPBU untuk segera melakukan investigasi internal dan mengambil tindakan yang tepat terhadap security yang terlibat dalam kejadian ini," pungkasnya.

 

Pihak keluarga BH dan  wartawan akan melakukan koordinasi dengan pihak berwenang untuk memastikan bahwa kejadian ini ditangani dengan serius dan profesional.


"Kami percaya bahwa dengan kerja sama dan koordinasi yang baik, kejadian ini dapat ditangani dengan efektif dan efisien. Kami juga menyerukan agar masyarakat untuk terus mendukung dan memantau perkembangan kejadian ini," tambah akmal.


"Dengan demikian, kami berharap bahwa kejadian ini dapat menjadi pelajaran bagi kita semua untuk lebih berhati-hati dan menghormati hak-hak orang lain," tutupnya. Imr/Tim